Sidoarjo Perlu Lebih Serius Mengelola UKM

Bangun Winarso (kiri) dengan Ketua Komisi D Abdullah Nasih

Sidoarjo – Hiruk pikuk memajukan UKM dimana-mana gencar dilakukan oleh berbagai pemerintah daerah. Juga nasional. Tapi program tepat sasaran sangat ditunggu para pegiat ekonomi kecil ini. Khususnya di Sidoarjo.

Pasalnya para pelaku UKM Sidoarjo masih merasa untuk join atau gabung jual produk di toko modern masih susah untuk tembus.

Untuk permasalahan yang satu ini anggota DPRD Sidoarjo komisi D  Bangun Winarso meminta OPD terkait untuk ikut aktif menyusun atau memberikan program yang tepat agar masalah tersebut bisa berjalan. Atau teratasi.

Bangun mengatakan sebenarnya Sidoarjo juga telah memberikan porsi yang tepat untuk UKM namun untuk pelaksanaan harus ditekankan oleh SKPD terkait agar pelaksanaan bisa berjalan sesuai harapan.

Ia mencontohkan misalnya seperti pemanfaatan ruang atau stand di retail modern seperti Alfa mart, indomart juga telah secara gratis diberikan untuk UKM.

“Untuk tempat di Alfa atau indomart yang di depan itu gratis, tidak ada biaya apapun. Itu sudah diatur dalam Perda kita”, ungkapnya di ruang kerjanya Jumat (17/6).

Sedangkan mengenai produk UKM agar bisa masuk di Alfa atau indomart menurut Bangun diperlukan keseriusan dari SKPD terkait untuk lebih peduli dan mengawal dengan sebenarnya.

Sebenarnya peluang UKM bisa masuk ke toko modern menurut Bangun juga masih besar. Tarolah untuk darurat sampah plastik misalnya. Kan bisa mereka bekerjasama untuk membuat tas yang bisa di daur ulang, dll.

Sementara itu Ketua Komisi D Abdullah Nasih juga memberikan pandangan yang sama. Ia berharap UKM mendapat porsi di retail modern tersebut. Meskipun tidak semua retail.

“Ya bisa saja kan misalnya di salah satu daerah ada tiga Alfa atau Indomart ya tidak semuanya. Mungkin bisa satu atau dua toko saja yang bisa menerima”, ungkap Nasih dari PKB ini. (her)







Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.