Kurasi UKM Tahap II: Tetap  Gencar Dilakukan Untuk Memajukan UMKM

Arin (Arivana Aksesoris)

Sidoarjo – Dinas Koperasi dan UKM Jawa Timur kembali mengadakan kurasi atau penilaian produk UKM guna untuk dapat meningkatkan kapasitas, menejemen dan lainnya dari mereka. Kurasi yang dilakukan tahap dua di Kantor Dinas Koperasi dan UKM Jl. Juanda Sidoarjo ini diikuti oleh 64 pelaku UMKM.

Dalam kesempatan tersebut penilain dititik beratkan pada bagaimana para pelaku UKM selama ini mengelola usaha mereka. Apakah selama ini sudah termenej dengan baik atau sebaliknya. Dengan penilaian ini nantinya akan dapat dirumuskan langkah yang tepat untuk memberikan  kemajuan kepada UKM tersebut.

Seperti dikatakan Arin (Arivana Aksesoris), pelaku UKM asesoris yang saat itu datang dari kabupaten Mojokerto. Ia mengatakan sangat tertarik untuk ikut dalam kurasi UKM ini karena menurutnya kegiatan ini ia yakin akan membawa kemajuan pada usahanya. “Iya saya tertarik untuk ikut karena saya yakin usaha saya akan semakin lebih baik natinya karena mendapat bimbingan, promosi, dll”, terangnya.

Andromeda Qomariah dalam kesempatan sebelumnya mengatakan Kurasi produk UKM ini diperlukan dalam rangka untuk mendapatkan produk yang berkualitas dan terstandardisasi yang dapat diterima pasar. “Produk yang dijual mempunyai keunggulan dari segi  kualitas maupun packaging-kemasan. Kita tahu bahwa packaging merupakan persoalan yang harus ditingkatkan”, kata Andromeda.

Andromeda juga mengatakan b ahwa program kurasi membawa manfaat ganda pada pelaku UKM. Sebagai respon dari program pemerintah untuk menumbuhkan UKM agar menjadi UKM yang tangguh, mandiri dan dapat mendorong terjadinya percepatan pemulihan ekonomi.

“Program kurasi ini diharapkan dapat memberikan feedback kepada Peserta Kurasi. Apalagi ini sebagai respon program pemerintah untuk menumbuhkan UKM agar menjadi UKM tangguh dan mandiri serta dapat mendorong terjadinya percepatan pemulihan ekonomi pasca pandemi. Hal ini akan mendorong UMKM kita agar terus berbenah.

“Karena yang bisa masuk dalam pembelanjaan pemerintah adalah yang sudah dikurasi, profil jelas dan ada dalam katalog”, lanjut Andromeda. (ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.