Anggota Persit Pelaku UKM Dipertemukan e-Commers Oleh Diskop Jatim

Surabaya – Sebanyak 317 anggota Persatuan Istri Tentara (Persit) yang juga pelaku UMKM dan UMKM binaan Babinsa di lingkungan Kodam V/Brawijaya, Senin (18/7) siang mengikuti “Pencanangan Digitalisasi UMKM Binaan Kodam V/Brawijaya,” di Grand Mercure Hotel Surabaya.

Pencanangan dilakukan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, mewakili Gubernur Jawa Timur, Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Nurchahyanto, dan Ketua Dekranasda Jawa Timur, Arumi Bachsin.

Anggota Persit yang hadir pada pencanangan ini, yang juga pelaku UMKM, atas fasilitasi Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Timur dipertemukan dengan e-commerce dan marketplace, yaitu Tokopedia, BliBli, Shopee. Grab dan Gojek.

Melalui e-commerce dan marketplace tersebut anggota Persit dan anggota UMKM binaan Babinsa bisa menjual produknya secara online.

Selain 317 anggota Persit dan UMKM binaan Babinsa, hadir juga 35 orang UMKM binaan Dinas Koperasi dan UMKM Prov. Jatim.

Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Nurchahyanto, kepada media mengatakan, Kodam V/Brawijaya mempunyai potensi yang cukup besar, yaitu anggota Persit yang juga pelaku UMKM dan UMKM binaan Babinsa.

“Pada hari ini mereka kita kumpulkan dalam rangka digitalisasi UMKM mereka. Harapannya mereka hari ini dibina dan dilatih agar mereka bisa berjualan secara online.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemprov. Jawa Timur, Dekranasda dan lima e-commerce dan marketplace yang membantu kami,” kata Pangdam.

Pangdam berharap selesai acara ini anggota Persit pelaku UMKM dan UMKM binaan Babinsa bisa langsung berjualan secara online.

“Setelah ini kami akan menggelar kegiatan yang sama untuk korem di wilayah Kodam V/Brawijaya. Ada 3 lagi kegiatan serupa,” tuntasnya.

Dalam sambutannya Emil meyakini bahwa UMKM adalah tulang punggung perekonomian Jawa Timur. Jika mendapat dukungan dari TNI dan ada sinergi yang baik dengan e-commerce, maka UMKM di Jatim akan terus tumbuh dengan kokoh.

“Kami yakin program ini akan menambah kabar bahagia kita di tengah-tengah pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang mencapai 5,2 persen di bulan Januari-Maret 2022 dibandingkan tahun lalu.

“Ini lebih besar daripada pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,01 persen dan yang menyumbang sebesar 57,8 persen adalah UMKM,” ujar Emil.

Ia mengatakan bahwa program ini bisa disinergikan dengan Millenial Job Center (MJC). “Ada sekitar 2000 talenta muda yang sudah siap dan terbukti mahir dalam layanan digital, seperti digital marketing, desain logo, fotografi produk dan lain-lain. Jadi, kami dengan senang hati jika program ini bisa disinergikan dengan MJC,” sambungnya.

Pada kegiatan ini Dinas Koperasi dan UKM Prov. Jatim menghadirkan Klinik Koperasi dan UKM, membantu para anggota Persit dan UKM binaan Babinsa untuk mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB).

Eli Herawati, anggota Persit, menyambut baik kegiatan ini. Wanita yang tinggal di daerah Tandes, Surabaya, ini sudah 11 tahun mempunyai usaha pembuatan mahar, souvenir dan undangan pernikahan.

“Kami senang dengan kegiatan ini, sebab membantu kami untuk mempromosikan dan menjualkan produk kami,” kata Eli yang suaminya berdinas di Makodam V/Brawijaya ini.(her)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.