Tantular Pamerkan Alat Musik ‘Gong Gumbeng’

Dalam Pameran nasional di Manado

Ajang publikasi museum-museum nasional yang ngumpul bersama dilakukan di Manado Sulawesi Utara dalam kesempatan pameran nasional alat musik daerah. Acara yang digelar pada pertengahan September itu diikuti oleh tidak kurang dari 30 museum se-Indonesia dengan jumlah alat musik sebanyak 195 buah alat musik dari berbagai daerah.

Kepala Museum Sulawesi Utara Dra. Ivonne Lombok dalam kesempatan itu mengatakan kalau kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Tahun Emas Sulut. “ Banyak alat musik tradisional yang dipamerkan, mulai dari alat musik tiup tempo dulu, hingga alat musik gesek dan tabuh, serta alat musik pukul yang sudah jarang dilihat,” katanya.

Menurutnya, untuk melangsungkan kegiatan ini sebelumnya telah dilakukan rapat antar kepala museum se-Indonesia guna koordinasi untuk kegiatan itu agar menarik minat masyarakat. Karena itu tidak heran bila acara ini sangat menarik terutama bagi para siswa untuk menyaksikan kegiatan pameran.

“ Antusiasme generasi muda terutama anak sekolah sangat luar biasa datang ke pameran ini, mereka ingin mengetahui bagaimana alat music-alat music itu seperti bentuk dan sejarahnya alat musik tradional,” ujar Ivonne.

Sementra itu ditempat terpisah Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim, Dr. H. Jarianto, MSi melalui Kepala Unit Pelakana Teknis (UPT) Museum Mpu Tantular Drs. Edi Riyanto, MM mengatakan bila pihaknya sangat senang dan mendukung dengan event pameran nasional itu karena merupakan ajang kebersamaan antar museum sehingga gaung museum semakin besar dan diperhatikan oleh masyarakat.

“ Ini adalah ajang kebersamaan antar museum sebagai langkah publikasi dan promosi kepada khalayak kalau keberadaan museum juga sangat penting dalam membangun karakter bangsa,” tegas Edi.

Untuk mendukung kegiatan itu, museum tantular yang memiliki koleksi tidak kurang dari 15 ribu koleksi lebih ini menampilkan Gong Gumbeng sebagai alat musik yang dipamerkan sekaligus kesenian Jaranan dari Ponorogo yang biasa diiringi dengan alat musik itu.

“ Alat musik Gong Gumbeng yang berasal dari Ponorogo ini merupakan alat musik terbuat dari bambu dan kayu. Juga sebanyak 15 buah angklung dan sebuah Gong Gumbeng kami sajikan. Keunikannya, adalah bentuknya mirip Angklung, namun alat musik dari Desa Wringinanom, Sambit Ponorogo ini cara memainkan dengan ditiup,” pungkas Edi Iriyanto. (her)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *