Pendapatan Pusat Oleh-Oleh Turun Drastis Ditengah Wabah Corona

Sidoarjo – Masa wabah ini memang memukul berbagai sektor usaha. Salah satu yang paling dirasa adalah sektor pariwisata.

 

Sektor ini praktis lumpuh akibat hantaman pandemi. Bagaimana tidak, dari data yang digali melalui berbagai sumber mengatakan, mereka hampir mengalami kondisi 60% bahkan 80% terbalik dari biasanya atau sebelum pandemi.

 

Baca Juga : Bertandang ke Pusat Oleh – Oleh Khas Sidoarjo

 

Seperi diceritakan oleh pegawai toko pusat oleh – oleh di kawasan Jl. Mojopahit Sidoarjo yang sempat berbincang dengan pesonajawatimur.com baru-baru ini. Ia mengatakan hampir tiap hari pendapatan yang didapat hanya sekitar 20% saja dari biasanya sebelum pandemi.

 

Begitu juga dengan tukang parkir yang tiap hari berjaga atau memarkir kendaraan yang ada di tempat tersebut. Ia mengatakan hal serupa. Dan menurutnya penghasilan yang ia dapat turun hingga dua puluh atau tiga puluh persen dari biasanya sebelum corona.

 

Baca Juga : Steak Bandeng Murah Meriah Hadir di Asap-Asap Resto

 

Menurut si abang tukang parkir, sebelum pandemi tiba, tamu-tamu yang berdatangan dari berbagai daerah, dan bahkan banyak juga yang berasal dari luar Jawa. “Hampir tiap Sabtu atau Minggu dulu pasti ada tamu-tamu dari luar Jawa. Ada yang mobil pribadi atau rombongan dengan bus. Sering itu. Namun saat sepi, tapi kalu sabtu-minggu masih mending dari hari-hari biasanya”, terangnya.

 

Sementara itu, di pusat oleh-oleh lainnya yang berada di kawasan Gading Fajar Sidoarjo mengatakan hal yang sama. Selama pendemi ini pihaknya hanya mendapatkan omzet tidak lebih dari 30 persen saja dari biasanya. (ian)

 

Baca Juga : Serunya Strike di Laguna

foto : Toko oleh-oleh khas Sidoarjo di Jl. Mojopahit Sidoarjo

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *