Ingin Buat Video Sinematik Melalui Smartphone? Perhatikan Hal Berikut agar Hasilnya Maksimal

foto : ilustrasi

Perkembangan teknologi kian memudahkan hidup manusia. Salah satunya dalam hal videografi.

Jika dulu orang harus menggunakan kamera profesional untuk membuat video atau film, kini bisa dipenuhi hanya dengan kamera ponsel.

Pasalnya, kemampuan kamera pada smartphone saat ini kian memadai. Hal itu berkat spesifikasi dan fitur yang disematkan oleh produsen.

Selain itu, pembuatan video menggunakan smartphone juga lebih praktis dan biaya produksinya cenderung lebih murah dibandingkan menggunakan kamera video profesional.

Berkat kelebihan itu, pembuatan video atau film pendek menggunakan smartphone mulai digandrungi banyak orang.

Agar kualitas film yang direkam dengan smartphone tidak kalah dengan kamera profesional, berbagai teknik pembuatan video tetap dibutuhkan. Berikut langkah-langkah yang diperlukan untuk mendapatkan hasil video yang menarik :

  1. Teknik pengambilan gambar

Dalam dunia sinematografi, terdapat beragam teknik yang bisa dipelajari dan diaplikasikan pada film yang Anda ciptakan.

Salah satunya adalah long shot. Pengambilan gambar dengan teknik ini dilakukan dari jarak jauh. Tujuannya, agar penonton dapat melihat obyek secara luas.

Kemudian, ada pula teknik zooming. Teknik ini bertujuan untuk membuat obyek pada gambar seolah menjauh atau mendekat dengan mengubah panjang focal lensa dari sudut pandang sempit ke sudut pandang lebar atau sebaliknya.

Selain itu, ada juga teknik depth of field (DOF). Teknik ini mampu membuat obyek utama tampak jelas dengan memiliki fokus yang baik dan membuat latar di sekitarnya tampak bias seperti efek bokeh.

Selain long shot dan zooming, dan DOF, masih banyak teknik lainnya yang bisa Anda aplikasikan, seperti, one shot, tracking shot, medium shot, close up shot, dan extreme close up shot.

Anda bisa menggunakan kombinasi teknik-teknik tersebut agar unsur dramatis dari sisi sinematografi dapat terpenuhi.

Setelah itu editing merupakan tahapan paling krusial usai semua adegan pada video atau film direkam. Proses yang satu ini menentukan kesuksesan sebuah video.

Seperti diketahui, editing video merupakan proses untuk merangkai setiap potongan adegan menjadi suatu cerita yang utuh dan bermakna.

Pada tahap editing, beragam efek juga ditambahkan untuk membuat karya tersebut menjadi lebih dramatis dan terasa hidup sehingga mampu membangkitkan emosi penonton.

Melalui proses ini pula, Anda dapat melakukan penambahan, seperti musik, transisi, dan narasi, agar film yang dibuat menjadi satu kesatuan utuh

  1. Pencahayaan

Hampir sebagian besar dari kekuatan film terletak pada komposisi pencahayaan yang dibuat. Tak hanya sekadar sebagai penerangan, pencahayaan memiliki kekuatan lebih untuk membuat efek dramatis terhadap karya film.

Pemilihan gelap terang cahaya dalam frame dapat membentuk komposisi yang mampu memberikan perhatian khusus terhadap sebuah peristiwa dan obyek.

Adapun pencahayaan mempunyai dua fungsi terhadap video yang Anda hasilkan. Pertama, sebagai fungsi ekspresif.

Anda bisa memfokuskan pencahayaan pada satu obyek untuk menghasilkan efek kontras dengan tujuan untuk menetapkan mood pada adegan tertentu dalam sebuah film.

Kedua, sebagai fungsi realisme. Ini merupakan fungsi lighting yang paling umum. Tata lampu ini bertujuan untuk menerangi karakter dan latar tempat tanpa cahaya tambahan agar terlihat natural.

Itu tadi beberapa hal yang harus diperhatikan agar video yang Anda buat dengan smartphone punya efek sinematik.

Agar hasil yang didapat sempurna, pemilihan smartphone juga patut diperhatikan. Sebab, tidak semua ponsel pintar sudah didukung fitur khusus untuk menghasilkan video berkualitas.

Untuk kebutuhan pembuatan video sinematik, Anda bisa memilih Oppo Reno6. Pasalnya, kamera ponsel ini telah dibekali fitur dan teknologi khusus untuk pengambilan video.

Fitur Bokeh Flare Portrait, misalnya. Fitur yang hanya ada pada Oppo Reno6 ini telah dilengkapi dengan algoritma artificial intelligence (AI) yang mampu menampilkan bokeh secara dinamis, kaya akan warna, tetapi tetap membuat obyek dalam kondisi terang dan jelas.

Fitur unggulan lainnya adalah AI Highlight Video. Fitur ini berfungsi untuk membuat video menjadi lebih jelas pada malam hari melalui cahaya latar yang kuat.

AI Highlight Video pada Reno6 secara otomatis mendeteksi cahaya sekitar dan membantu membuat video potret yang jelas, cerah, dan lebih hidup.

Saat mengambil video potret pada malam hari dengan AI Highlight Video, algoritma Ultra Night Video akan secara otomatis aktif meningkatkan kecerahan dan mengembalikan warna asli.

Dengan demikian, tekstur pada video akan terlihat lebih detail, bahkan pada area yang lebih gelap.

Saat merekam dengan cahaya latar yang terang, algoritma Live HDR pun aktif membantu kamera menangkap bidikan dengan lebih jelas dan mempertahankan warna dan detail pada area yang gelap.

Bukan itu saja, Oppo Reno6 juga memiliki fitur Portrait Beautification Video. Fitur yang menggabungkan pengenalan hingga 193 titik wajah itu mampu memberikan efek beautifikasi yang halus dan alami untuk video potret.

Selain itu, fitur Portrait Beautification Video juga dapat menghilangkan ketidaksempurnaan kulit di wajah sambil mempertahankan fitur alami, mencocokkan warna kulit wajah dengan leher dan lengan, serta mencerahkan mata agar terlihat lebih istimewa.

Oppo Reno6 bisa jadi partner videografi yang dapat diandalkan. Pasalnya Oppo Reno6 juga memiliki daya baterai sebesar 4310mAh yang dilengkapi dengan fitur fast charging 50W. (kcm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *