Sekali Action, JAF Langsung Dapat Juara

* Di Ajang Majapahit Travel Fair

Untuk event pertama yang dilakukan JAF (Jatim Advanture Fishing), ini merupakan awal yang membangakan. Pasalnya, di event yang baru pertama diikuti ini JAF telah mendapatkan kehormatan sebagai pengisi stand Kementerian pariwisata yang akhirnya stand tersebut mendapat juara harapan 1 dalam Majapahit Travel Fair yang digelar di Grand City Convex Surabaya 14-17 April.

JAF bersama lima stand lainnya ikut menyumbang dan memeriahkan stand kementerian yang masing-masing berukuran 3×3 tersebut.¬† Suyono, Managing Direktor JAF mengatakan ini merupakan awal yang membangakan bagi dia beserta team. Pasalnya diawal perjalanan memiliki banyak kendala. Namun akhirnya dengan penuh semangat dan yakin, pihaknya dapat mengikuti
acara tersebut. “Ini awal membangakan bagi kami, mudah-mudahan kita akan dimudahkan oleh Allah dalam segala urusan”, kata Suyono.

Seperti diketahui Majapahit travel Fair adalah sebuah event pariwisata berskala internasional yang digelar setiap tahun hingga kini memasuki tahun yang ke-17. Dalam event tersebut dipamerkan produk-produk destinasi wisata dan pendukung-pendukungnya. Baik kuliner hingga kesehatan. Event ini diikuti oleh 130 peserta pameran yang menempati 146 booth yang diikuti oleh para peserta baik dari dalam kota maupun luar kota bahkan luar propinsi. Juga peserta dari luar negeri dalam sesi travel exchange.

JAF adalah sebuah wahana wisata pemancingan yang didalamnya terdapat wisata outbound, mancing, kuliner, dll yang menempati areal seluas 6 hektar di Desa Kedung Peluk Candi Sidoarjo. Praktis tempat ini memiliki udara yang sejuk karena luasan areanya. Ditambah dengan suasana alam tambak yang masih alami dengan banyak pepohonan.

 

JAF merupakan metamorphose dari wisata tambak atau kolam pancing Kusuma Tirta Minapolitan yang telah ada sebelumnya sejak 2012. Namun kini hadir dengan bentuk yang lebih seru dan menantang. Dipandu oleh tenaga yang 100% baru dan berpengalaman juga menu-menu khas tambak atau pedesaan siap disajikan bagi pengunjung.

Muhammad Ali, Chief Officer¬† JAF mengatakan, JAF sengaja di desain dengan menyajikan hidangan menu-menu yang 100 persen khas pedesaan.” Disini kami back to nature sajiannya, ini sengaja kami lakukan karena kami ingin menjadikan tempat ini benar-benar serasa di alam pedesaan dan kembali ke alam. Seperti sambal pencit, botok, ikan bakar, dan semua lauknya dari ikan, bahkan kalaupun ada sosis, sosisnya pun dari ikan, 100% tambaklah pokoknya”, terang Muhammad Ali.

Kini diusianya yang baru merangkak JAF berkeinginan sebagai salah satu tempat wisata andalan di Sidoarjo dan sebagai pilihan dari melepas penat ditengah keramaian kota yang penuh riuh. “Selamat berwisata. Kami tunggu Anda dengan menu-menu kuliner khas dan suasana alam yang menyenangkan”, pungkas Ali. (her)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *