Gubernur : Koperasi Seimbangkan Keadilan Ekonomi

* Daerah Harus Memberikan Dana Hibah Agar Tak Jatuh ke Renteni

Itu setidaknya yang diinginkan Gubernur Jawa Timur Soekarwo dalam pidatonya. Ia berpesan kepada para kepala daerah agar memperhatikan koperasi karena koperasi merupakan benteng liberalisasi ekonomi.

“ Liberalisasi tidak pernah menghasilkan keadilan, dan tidak berpihak kepada kaum lemah. Disinilah koperasi harus masuk. Ia (koperasi) harus berperan menstabilkan ekonomi,” kata Soekarwo disambut tepuk tangan hadirin yang berada di Gedung Olahraga Kabupaten Magetan yang juga dihadiri oleh Bupati Magetan, Sumantri, Ibu Fatmawati Saifullah Yusuf, Kepala PUSKUD Jatim Mardjito, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jatim Ir H RB Fattah Jasin, serta sejumlah SKPD Pemprov Jatim dan ribuan pelaku koperasi dan UMKM unggulan di Jawa Timur.

nampak jajaran staf dinas koperasi menyimak sambutan gubernur
nampak jajaran staf dinas koperasi menyimak sambutan gubernur

Karena itu ia berjanji untuk tetap memberikan berbagai bantuan kepada koperasi agar mereka dapat hidup dan berputar membantu masyarakat. Seperti koperasi pertanian yang bakal dibentuk pemerintah provinsi untuk mengurangi beban petani dengan bunga yang ringan.

Masih menurut gubernur, memiliki sumbangsih atau pemasukan koperasi dan UMKM terahdap PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) Jawa Timur dengan jumlah yang sangat fantastis yakni setahun sebesar Rp 1.135 trilyun. Dari total jumlah penerimaan tersebut, sebanyak 58,8 persen atau sebesar Rp 548,9 triliun merupakan sumbangan dari koperasi dan UMKM.

Sementara itu dihari jadinya yang ke-67 ini koperasi di Jawa Timur telah mendapatkan beberapa penghargaan dari gubernur dan bantuan permodalan bagi puluhan koperasi berprestasi dan pemenang lomba yang diadakan di hari koperasi ini.

Sementara itu tidak ketinggalan juga beberapa bank di Jatim ikut memberikan bantuan permodalan. Seperti BRI, BNI, Bank Syariah Mandiri, BTN dan Bank Jatim sebagai bank pembangunan daerah Jawa Timur juga tidak ketinggalan membrikan bantuan permodalan berupa KUR (kredit usaha rakyat) kepada para pelaku koperasi sepert Kardi dari Magetan senilai 2 miliar dan Iwan Setijanto senilai 70 juta dan masih banyak lagi pihak yang mendapat bantun di hari koperasi ini.

Sebelumnya acara harkop juga dimeriahkan dengan berbagai kegaitan seperti bakti social yang diberikan kepada masyarakat sekitar tempat penyelenggaraan acara, penyerahan bantuan sembako, lomba karya tulis koperasi, jamboree koperasi, dll. (luk)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *