Diskusi dengan Menparekraf, Bupati Paparkan Potensi Pariwisata di Bangkalan

Bangkalan – Bupati Bangkalan Ra Latif memaparkan sejumlah potensi wisata dalam diskusi dengan Memparekraft Sandiaga Uno dalam Forum Grup Diskusi (FGD) di Pendopo Agung Bangkalan, Kamis (29/4/2021) malam.

Kepada Menteri Sandiaga, Bupati menyampaikan potensi wisata di daerah Bangkalan butuh pengembangan lebih lanjut dan dukungan dari pemerintah pusat.

Kata dia, Bangkalan sangat kaya dengan potensi wisata alam, diantaranya wisata Hutan Mangrove Sepulu, Bukit Pelanglangan, Pantai Telaga Biru, Wisata Bukit Jaddih, wisata Bukit Geger dan lainnya.

Di samping itu, Bangkalan juga punya banyak potensi wisata Kuliner yang tak kalah menarik seperti, Tajin Sobih, Nase’ Serpang, Bebek Sinjay, Topak Ladheh dan masih banyak objek wisata kuliner lainnya.

Sementara di bidang pariwisata Budaya, Kabupaten Bangkalan memiliki ragam budaya yang sangat luar biasa seperti, Karapan Sapi, Topeng Patengteng, Sandur Madura, Kirab Budaya dan Rokat Tasek.

Kemudian, Kabupaten paling barat ujung pulau madura ini memiliki potensi wisata religi. Sebut saja Makam Syaikhona Muhammad Cholil, Makam Agung, Aer Mata Ebuh dan sejumlah tempat lainnya.

Pembangunan Potensi wisata ini telah dirancang Pemerintah Kabupaten Bangkalan melalui Perda Nomor 1 Tahun 2020 tentang Rencana Induk Pembangunan Kabupaten (Ripparkab) Tahun 2020-2035.

Berdasarkan data, Kabupaten Bangkalan memiliki 31 Wisata Alam, 11 Wisata Budaya dan 11 Wisata Buatan.

“Inilah alasan mengapa Bangkalan butuh dorongan dan dukungan dari pemerintah pusat, selain banyaknya potensi pariwisata yang perlu dikembangkan, Bangkalan juga merupakan pintu utama pulau madura,” jelas Bupati.

Selain itu, Bupati juga menyampaikan kendala yang tengah dihadapi di sektor pariwisata diantaranya, terbatasnya informasi dan infrastruktur sehingga belum mampu bersaing dengan tempat wisata di kota lainnya.

“Kendala lainnya ialah kurangnya daya dukung fasilitas, jaringan informasi atau akses internet yang belum memadai, serta koneksi jalan nasional yang belum maksimal.

“Dengan berbagai kendala tersebut kami minta dukungan serta bantuan Kemenparekraf untuk mengembangkan segala kekurangan yang ada,” ujar Bupati.

Bangkalan Jadi Salah Satu Program Startegis Pariwisata

Mendengar pemaparan Bupati Bangkalan, Menteri Sandiaga menyatakan sangat mengaggumi keindahan dan potensi wisata di Bangkalan. Bahkan kata dia, Kabupaten Bangkalan menjadi salah satu program startegis pariwisata Kemenparekraf.

Untuk itu, lanjut Sandi, pemerintah pusat dan daerah harus bersinergi untuk dapat bersama-sama membangkitkan kemajuan daerah di berbagai sektor, terutama di bidang pariwisata.

Menurutnya, kemajuan pariwisata yang dimaksud juga mendatangkan limpahan ekonomi bagi masyarakat.

“Meski ditengah pandemi Covid 19, di situasi sulit, pelaku usaha ekonomi kreatif tetap bangkit. Cuma, saya titipkan protokol kesehatan karena kuncinya disitu,” ujarnya.

Kegiatan FGD yang mengangkat Tema “Kaka’ Menteri Kerrong Dhe’ Bangkalan” tersebut berlangsung hangat.

Beberapa perwakilan dari Pengusaha juga hadir dalam kegiatan yang diselenggarakan di Pendopo Agung itu. Hadir juga dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Bangkalan, Sekda Bangkalan serta OPD terkait. (yus/igo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *