Sekdaprov: Raka Raki Aset Pengembangan Wisata Jatim

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jawa Timur, Akhmad Sukardi, menilai Kyagus Badius Sani wakil Kabupaten Probolinggo dan Desak Putu Ayu Devi Oktavianni dari Kota Malang yang terpilih sebagai Raka Raki Jawa Timur 2018, adalah aset untuk pengembangan dunia wisata.

“Meski saat ini promosi melalui media sosial terbukti efektif memperkenalkan destinasi hingga mancanegara, namun sosok Duta Wisata juga diperlukan, mereka adalah aset untuk membantu mempromosikan di daerah-daerah,” tandas Sekdaprov saat Grand Final Pemilihan Duta Wisata Raka Raki Jawa Timur 2018, di Grand City Surabaya, Rabu (28/3) malam.

Menurutnya, perkembangan pariwisata di tanah air saat ini sangat menggembirakan. Pada 2017, sektor pariwisata meringkat kedua penyumbang devisa negara mengalahkan migas dan batu bara.

Beberapa terobosan dilakukan kementerian pariwisata diantaranya pengembangan destinasi prioritas, digitalisasi sektor pariwisata dengan merevolusi strategi pemasaran, serta memberi kemudahan wisatawan mancanegara dengan bebas visa kunjungan.

Digitalisasi pada industri pariwisata di Indonesia, mampu meningkatkan kunjungan selama 2017 mencapai 24%, jauh lebih baik dari Thailand 6,69%, Singapura 3,83% dan Malaysia 0, 7 %. “Salah satu kunci mendorong wisatawan asing berkunjung ke Indonesia adalah dengan digitalisasi seluruh destinasi wisata, jika tidak mengikuti maka kita akan tertinggal dan mati,” ungkap Sekdaprov.

Lebih lanjut dikatakannya, sebanyak 73% pelancong di dunia, aktif bermain di media sosial untuk mencari destinasi wisata yang akan dikunjungi saat musim liburan. “Sebanyak 87% pelancong memasukkan smartphone sebagai perangkat yang wajib dibawa saat liburan, mereka nantinya langsung meng-upload ke media sosialnya,’ tuturnya.

Lebih lanjut dikatakannya, Sektor wisata juga berkontribusi terhadap perekonomian. Hal ini terlihat dari kontribusi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) pariwisata terhadap PDRB Jawa Timur. Pada 2017 sebesar Rp117,428 triliun, sehingga kontribusi PDRB atas dasar harga belaku pariwisata terhadap PDRB Jawa timur sebesar 5,82%, lebih besar dibanding tahun 2016 sebesar Rp106,27 triliun atau mengalami kenaikan 10,49%.

Sedangkan jumlah kunjungan wisatawan nusantara pada 2017 sebesar 58.649.178 wisatawan, lebih besar dibanding tahun sebelumnya 54.565.000 wisatawan atau naik 7,48%. Sedangkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara pada 2017 sebesar 625.729 wisatawan, lebih banyak dari tahun sebelumnya sebsar 618.615 wisatawan atau naik 1,15%. “Ini menunjukkan jika sektor pariwisata merupakan salah satu andalan bagi pertumbuhan ekonomi Jawa Timur,” jelasnya. (yan)

 

Utusan Kabupaten Probolinggo dan Kota Malang Sandang Raka Raki 2018

Kyagus Badius Sani utusan Kabupaten Probolinggo dan Desak Putu Ayu Devi Oktavianni dari Kota Malang resmi menyandang status Duta Wisata Raka Raki 2018 untuk satu tahun ke depan.

Penyerahan piagam dan uang pembinaan dilakukan Istri Gubernur Jawa Timur, Nina Soekarwo sesaat setelah pengumuman pemenang yang dilaksanakan di Grand City Surabaya, Rabu (28/3) malam.

Selain menyandang sebagai jawara Raka Raki 2018, pasangan ini juga dinobatkan sebagai Raka Raki Intelegensia. “Tidak menyangka kami bisa menjadi juara, karena banyak peserta lain yang punya kemampuan dan wawasan sangat baik juga,” kata Kyagus usai menerima selempang bertuliskan Raka Jawa Timur 2018.

Bersama rekannya Kyagus berharap, dapat menjalankan tugas mempromosikan kekayaan wisata Jawa Timur hingga ke mancanegara. “Kami berterimakasih kepada pembina dan orang tua yang selama ini mendukung mulai dari proses seleksi hingga malam ini kami dinobatkan menjadi yang terbaik,” ungkapnya.

Senada dengan Kyagus, Ayu Devi juga sangat bersyukur bisa menjadi duta wisata dan berjanji akan terus belajar guna menambah wawasan. “Jatim punya ratusan seni budaya yang bisa menjadi daya tarik wisata, kami akan terusaha mempromosikan dengan terlibat di beberapa kegiatan,” tuturnya.

Untuk diketahui, sementara sebagai Raka Berbusana Terbaik berhasil disandang Fabio Nanda Adinegoro perwakilan Kota Malang sementara Raki berbusana terbaik disandang Perwakilan Kabupaten Kediri, Hartina Denny Afiya Selly.

Penghargaan Raka-Raki Persahabatan disandang Markus Edi Setiawan dari Kabupaten Malang sedangkan Raki Persahabatan disandang Intan Jelita Purnamasari dari Kabupaten Bondowoso. Raka Kabupaten Blitar, Novi Suangga dan Raki Kabupaten Sidoarjo, Erinda nabila Wulansari menyandang Raka Raki Berbakat Jawa Timur 2018. (yan)

 

Perhelatan Berlangsung Meriah

Malam Grand Final pemilihan duta wisata Raka Raki 2018 di Grand City Surabaya, Rabu (28/3) malam berlangsung meriah, 38 pasang perwakilan dari seluruh kabupaten/kota, berhasil tampil menarik serta cakap menjawab pertanyaaan juri.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Jawa Timur, Jarianto, disela-sela acara mengatakan, para finalis adalah putra putri terbaik perwakilan daerah. ”Untuk menuju final, mereka harus melewati serangkaian tahapan mulai verifikasi, karantina hingga meninjau ke beberapa destinasi,’ ungkapnya.

Dikatakan Jarianto, ajang tahunan ini, digelar sebagai upaya mengembangkan dan meningkatkan bakat, kreativitas, wawasan, serta kemampuan generasi muda membantu pemerintah daerah, dalam mempromosikan wisata dan budaya di tingkat nasional maupun internasional. “Kita semua wajib melestarikan nilai budaya daerah Jawa Timur sebagai warisan luhur serta citradiri daerah,” kata Jarianto.

Sebagai provinsi dengan jumlah kabupaten/kota terbanyak, Jatim memiliki keragaman seni budaya, dan objek wisata yang mampu menarik minat wisatawan. Tidak kurang dari 784 daya tarik wisatawa tersebar di seluruh Jawa Timur, terdiri 265 wisata alam, 320 wisata budaya, dan 199 wisata buatan. ”Jika terus dipromosikan, pontensi yang kita miliki bisa menjadi daya tarik wisatawan,” jelasnya. (yan)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *