Resepsi Yadnya Kasada Merupakan Upaya Pelestarian Budaya

* Juga Dimeriahkan Dengan Gelar Produk UMKM

Bromo selalu dikenang. Mulai dari alamnya yang indah, udaranya yang segar, masyarakatnya yang ramah, serta keunikan-keunikan lain yang menyelimutinya. Baru-baru ini dikawasan itu telah diadakan upacara Yadnya Kasada. Yaitu sebuah upacara adat Tengger dimana kegiatan ini merupakan acara tahunan sebagai wujud rasa syukur kepada sang pencipta dengan melalukan sedekah hasil bumi ke kawah Bromo.

Sebelum kegiatan puncak ini dimulai masyarakat telah melakukan serangkaian kegiatan pendukung berupa pawai obor mulai dari Wonokerto hingga pendopo agung Desa Ngadisari tempat berlangsungnya resepsi malam Yadnya Kasada. Selain itu pada hari sebelum puncak resepsi juga dimeriahkan dengan kegiatan jalan sehat satu hari sebelumnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Probolinggo Ir. H. Anung Widiarto, MM melalui Kepala Bidang Pariwisata Drs. Sudjito mengatakan, resepsi peringatan Yadnya Kasada ini adalah upaya untuk meramaikan puncak upacara Yadnya Kasada dan melestarikan budaya sebagai daya tarik wisata.

Dengan harapan akan bertambah meriah dan semarak sehingga masyarakat terhibur dan meningkatkan kunjungan wisata. “Ini merupakan kegiatan tahunan yang selalu dilaksanakan untuk memeriahkan puncak Yadnya Kasada yang dilaksanakan pada dinihari dengan melempar saji ke kawah Bromo. Kami selalu mendukung adanya kegiatan ini,” ungkap Sudjito.

Selain itu untuk memeriahkan acara tersebut Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Probolinggo juga mengadakan pameran produk UMKM yang digelar di halaman pendopo Desa Ngadisari tempat berlangsungnya resepsi Yadnya Kasada. Mereka menggelar berbagai produk seperti kerajinan bambu, batik, makanan olahan, dll.

Lewat B29 Lebih Menantang

Seperti diketahui, Bromo memiliki daya tarik yang dapat ditemui atau digapai melalui berbagai pintu penanjakan. Seperti bukit B29 atau yang dikenal dengan negeri diatas awan yang berada di 2900 mdpl. Pintu masuk melalui B29 ini sangat jarang dilakukan oleh kebanyakan masyarakat. Karena kawasan atau aksesnya yang sangat menantang namun sangat cocok bagi petualang atau penghobi pendakian yang merupakan wilayah Desa Argosari Kec. Senduro Kab. Lumajang.

Disini akan dijumpai panorama alam yang indah nampak seperti jajaran pegunungan yang tiada habisnya. Dari tempat ini selain kawah gunung bromo juga dapat disaksikan beberapa deretan gunung lainnya seperti gunung batok dan gunung kursi. Jika cuaca cerah, gunung semeru dan pegunungan arjuna di Malang pun dapat terlihat jelas.

Selain melalui bukit B29 Bromo juga dapat digapai lewat pintu puncak penanjakan 1 Tosari Pasuruan dan Penanjakan 2 di Sukapura Probolinggo. Kedua pintu ini yang sering dilewati wisatawan karena aksesnya yang tidak begitu berat dan kondisi jalan juga cukup bagus atau beraspal. Bahkan di kedua jalur ini juga dapat dilewati dengan mengunakan kendaraan roda empat. (her)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *