Mft Ke-16 Angkat Tema Hobbies and Leisure Sebagai Pintu Pemikat Wisatawan

Dalam rangka mempromosikan dan menjaring peserta MTF (Majapahit Travel Fair) yang bakal dilaksanakan 7 Mei nanti Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi Jawa Timur melalui Bidang Pemasaran mengadakan Direct Promotion ke berbagai wilayah.

Seperti yang terjadi di Kota Malang ini. Dalam kesempatan ini Kepala Bidang Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim Dra. Susariningsih, MM mengatakan, kesempatan Direct Promosi ini adalah untuk memberitahukan dan memperkenalkan Majapahit Travel Fair yang bakal diadakan dengan harapan ada partisipasi dari kalangan usaha ataupun pemerintah untuk mengikuti acara tersebut.

DSC_0379

“Maksud dan tujuan Kami tidak lain adalah untuk mempromosikan akan adanya acara travel Fair yang akan digelar lebih-lebih untuk menjaring peserta atau partisipasi kepesertaan baik buyer maupun stand-stand dari daerah tujuan,” ujar Susariningsih. Khususnya di Kota Malang.

Sebelumnya, kegiatan serupa (Direct Promotion) juga diadakan di Bakorwil Madiun, Palembang, dan Medan. Dalam kesempatan MTF yang ke 16 ini, setidaknya ditetapkan target diantaranya jumlah buyer adalah sebanyak 100 peserta, seller sebanyak 80  peserta dan jumlah stand disediakan sebanyak 180 stand.

Sedangkan negara peserta buyer berasal dari 11 negara seperti Myanmar, brunai, thailand, malaysia, singapura, india, dll dalam MTF yang mengambil tema “Hobbies and leisure”. Tidak itu saja, dalam acara tersebut juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan pendukung dan hiburan menarik lainnya. Seperti  fam trip ke berbagai obyek wisata, kompetisi foto selfie, city tour, tradisional dance festival, miss majapahit, dll.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Dr. H. Jarianto dalam berbagai  kesempatan sering mengatakan, Jawa Timur memiliki banyak potensi wisata atau daerah tujuan wisata yakni sebanyak 772 ODTW (obyek daya tarik wisata) karena itu sangat relevan bila hal ini ditawarkan kepada masyarakat luas khususnya mancanegara untuk memberikan kontribusi terhadap perekonomian bangsa.

“Kita memiliki banyak daya tarik wisata. Labih-lebih dengan banyak munculnya tempat-tempat pariwisata buatan yang baru, ini layak kita tawarkan kepada masyarakat dengan harapan akan ada kontribusi dan perbaikan terhadap ekonomi warga sekitar,” terang Jarianto.

Sekedar catatan, tahun 2014 lalu Jawa Timur dikunjungi sebanyak 463.431 wisman. Diantaranya mereka datang dari Malaysia, Singapura, Cina, Taiwan, Jepang, USA, Korea Selatan, Hongkong, Thailand, dan Australia. Kini jumlah itu diharapkan akan terus bertambah di tahun- tahun mendatang. (her)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *