Menparekraf: Pemulihan Ekonomi Pariwisata Secara Umum Jadi Fokus di 2021

Jakarta – Pemerintah kini memfokuskan pemulihan ekonomi secara umum, terutama bidang pariwisata. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengatakan pemulihan ekonomi di sektor pariwisata akibat pandemi COVID-19 secara umum jadi program besar pemerintah di tahun 2021.

 

Hal ini dimulai dari pemulihan atau pengembangan 5 destinasi wisata super prioritas yakni  Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo dan Likupang dengan pendekatan storynomic mengedepankan narasi, konten kreatif, living culture, dan kekuatan budaya, dalam membangun pusat-pusat hiburan, seperti theme park yang akan menyerap banyak wisatawan.

 

dok. pesona / pertunjukan jaranan

Atau mengemas keindahan pariwisata Indonesia dalam satu cerita itu menjadi hal yang penting dalam rencana pengembangan sektor pariwisata.

 

“Program ke depan akan difokuskan pada pemulihan pariwisata terutama mengembangkan 5 destinasi prioritas yakni Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang,” kata Wishnutama di Jakarta, Jumat (14/8/2020) dikutib dari laman kemenpar.

 

Lebih lanjut Wishnutama mengatakan pemulihan ekonomi di sektor pariwisata akibat pandemi COVID-19 secara umum juga dengan  memperhatikan perkembangan aspek 3A. Yakni atraksi, aksesibilitas, dan amenitas.

 

Selain itu juga, menurut Wisnu, juga perlunya  menekankan peningkatan pada 2P yaitu promosi dan partisipasi pelaku usaha swasta.

 

 

Menurut dia, pengembangan pariwisata tidak sekadar membangun infrastruktur atau membuat event. Ada hal penting juga yaitu meningkatkan interpretasi terhadap suatu tempat atau destinasi pariwisata.

 

“Storynomics tourism, misalnya, yang merupakan sebuah formula pendekatan pariwisata yang mengedepankan narasi, konten kreatif, dan kehidupan budaya, serta menggunakan kekuatan budaya sebagai DNA destinasi,” kata Wishnutama.

 

Melalui sejumlah strategi ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih luas mengenai cerita-cerita menarik di balik destinasi wisata super prioritas tersebut. (ian)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *