Mau Nyantri Sambil Belajar Wirausaha, Datang Aja ke Riyadul Jannah

Sepintas pondok pesantren yang berjarak nol jalan dari jalan raya ini nampak kecil. Bahkan tidak begitu kelihatan mencolok seperti pondok yang memiliki luasan lahan berhektar-hektar. Namun setelah mengetahui lebih jauh, pondok yang berlokasi di Kecamtan Pacet, Pacet Mojokerto ini bisa dikatakan sebagai kawah candradimukanya usahawan. Mulaidari usaha mini market hingga perkebunan telah siap mengembleng santri untuk berdikari (berdiri diatas kaki sendiri) selepas menimba ilmu dipesantren.  Para santri digembleng mengenai seluk beluk berirausaha. Mulai dari proses produksi hingga pemasaran. Seperti yang dikatakan Kusyono, salah seorang santri yang kini telah membidangi pertanian untuk dikelolanya dan menghasilkan pundi-pundi rupiah.  Kusyono awalnya tidak berminat untuk menerjuni bidang ini, ia lebih memilih untuk menekuni bidang mebelair tapi lantaran diperintah sang Kyai akhirnya ia menuruti.

Alhasil nampaknya Kusyono telah lihay bahkan urusan memasarkan produk sekalipun. “Saya dulu awalnya ingin bergerak di mebelair saja, tapi nampaknya pak Yai melihat ada hal lain, sehingga saya akhirnya diterjunkan di pertanian,” terang Kusyanto. Nampaknya pilihan sang Kyai tidaklah salah. Ia kini telah menembus beberapa minimarket dan supermarket untuk menjual produknya. Meski dalam kapasitas yang tidak terlalu besar ia pantas bersyukur karena perputaran uang yang ia dapatkan dari pemasaran itu sudah mencapai puluhan juta dalam satu bulannya. “Tidak banyak hanya lima ratus ikat untuk dua hari sekali, tapi kan sayur organik, harganya mahal, jadi ya cukup lumayanlah hasilnya,” terang Kusyono disela kesibukannya memanen berbagai sayuran dibelakan pondok pesantren yang luasnya tidak sampai satu hektar itu.

Ada banyak jenis sayuran yang ditanam di pondok pesantren ini. Seperti sawi, kangkung, bayam, selada, dll. “Intinya tempat ini (pesantren) adalah sebagai tempat pembelajaran selain juga sebagai sarana wisata edukasi bagi sekolah-sekolah lain/umum,” terang Humas dan Kesantrian Ponpes Riyadul Jannah M. Yusuf Misbah.

Yusup menambahkan, kedepan Riyadul Jannah akan lebih berkonsentrasi kepada pengembangan pusat pendidikan dan pelatihan entrepreneur bagi santri dengan menyediakan lahan yang siap dijadikan sentral kegiatan tersebut. Yakni berada di Dsn. Ngemplak Pacet Mojokerto.  Kini lokasi seluas 6 hektar itu telah siap sebagai cikal bakal dan kawah candradimukanya para santri preneur yang ingin dan tertarik untuk berwirausaha seperti pertanian, perkebunan, perikanan, rumah potong ayam, dll. (rud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *