Histeris Para Pemenang Fragmen Kesejarahan, Sidoarjo Sabet Juara 1

SURABAYA, Pesona Jawa Timur – Fragmen kesejarahan telah digelar baru-baru ini di Grand City Convex Surabaya (13/10).

Dalam kesempatan tersebut masing-masing peserta yang berasal dari sembilan kabupaten/kota di Jawa Timur menampilkan sajian fragmen dengan judul yang dimenangkan dari lomba penulisan sejarah Jawa Timur sebelumnya.

Kepala Bidang Sejarah Museum dan Purbakala Dra. Endang Prasanti, MM mengatakan, fragmen atau visualisasi kesejarahan ini merupakan tindak lanjut dari pemenangan penulisan sejarah yang akhirnya dipentaskan agar masyarakat paham dan mengetahui sejarah Jawa Timur melalui pementasan tersebut.

“Selain ditulis, naskah-naskan atau tulisan yang menang tersebut diperagakan atau diceritakan dalam bentuk pagelaran/drama sehingga tidak hanya diketahui lewat tulisan saja sejarah itu tapi juga secara visual”, terang wanita yang akrab disapa Nunun ini.

para peserta foto bersama seusai pengumuman pemenang
para peserta foto bersama seusai pengumuman pemenang

Selain itu menurut Endang, dengan pementasan ini diharapkan masyarakat atau generasi muda tau sejarah yang ada di Jawa Timur sebagai pengugah semangat dan patriotisme mereka. Dari sepuluh naskah pemenang lomba penulisan sejarah ini 1 peserta menyatakan absen dari pagelaran, yakni Kabupaten Jember.

Ketidak ikut sertaan Jember dalam pementasan sejarah ini disebabkan karena adanya kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan di kabupaten tersebut. “Jember juga masuk dalam sepuluh  besar dari tiga puluh delapan pesrta dari Kabupaten/Kota yang ikut lomba penulisan sejarah. Namun mereka menyatakan absen karena adanya kegiatan di kabupaten tersebut yang tidak bisa ditinggalkan”, terang Endang mengemukakan ketidak ikut sertaan Kab. Jember.

Sementara itu dalam pementasan fragmen kesejarahan tersebut juara pertama diraih oleh Kab. Sidoarjo dengan judul Reog Cemandi Melawan Dengan Budaya, dari Kab. Sidoarjo. Juara dua diraih oleh Kabupaten Gresik, juara 3 oleh Kab. Lumajang dan pemeran putri terbaik oleh peran Suminten dari Ponorogo serta pemeran terbaik pria oleh tokoh Hok Tik Kio dari Probolinggo. Masing-masing pemenang berhak mendapatkan piagam, trophy dan uang pembinaan mulai 6 hingga 1,5 juta rupiah.

Lukman Ali siswa SMAN 1 Taman Sidoarjo, pemeran utama dalam Reog Cemandi Melawan Dengan Budaya, dari Kab. Sidoarjo mengatakan tidak menyangka bahwa kelompoknya akan menang dan ia merasa bangga dan syukur atas kemenangan yang diraihnya. “Alhamdulillah, ini amazing banget, susah payah kita latihan selama satu bulan, bikin property hingga larut malam akhirnya terbayar dengan kata “juara 1” ungkapnya seusai penerimaan hadiah. Sontak kemenangan tersebut disambut teriakan histeris dari pemain lainnya, bahkan mereka ada yang meneteskan air mata keharuan karena tidak menyangka akan menang.  (her)

Berikut para memenang penulisan sejarah Jawa Timur yang naskahnya dipentaskan :

1. Akmad Pujilaksana

Judul : Reog Cemandi Melawan     Dengan Budaya, dari Kab. Sidoarjo

2. Dwi Harumi, SPd, MPd

Judul : Kisah Raden Subroto dan Suminten dari Kab. Ponorogo

3. Drs. Birawa Sakti Pracihara MPd, Judul : Bara Surabaya Antara Sawungaling dan Bung Tomo

4. Awang Prasetya Utama,  SPd

Judul : Peranan Laskar Barisan Pemberontakan Rakyat Indonesia Dalam Mempertahankan RI di Kawedanan Batu, Kota Batu

5. Drs. Joni

Judul : Sejarah Perjuangan Sukertijo bersama Rakyat Lumajang Melawan Penjajah, Kab. Lumajang

6. Aris Wiro Pambudi

Judul : Perang Kedupok sebagai Tanda Berakhirnya Masa Pemerintahan Hok Tik Kio di Probolinggo 1813

7. Nurrudin, MA

Judul : Hegemoni Sidayu di Pantai Utara Timur Jawa, Kab. Gresik

8. Novira Dwi Kristanti,  SPd

Judul : Candi Ngetos Tempat Penyimpanan Abu Hayam Wuruk, Nganjuk

9. Aryani Ayu W, SPd

Judul : Budaya Pandhalungan sebagai Multietnik Masy. Jember menuju Identitas Bangsa

10. Awi, SPd, MPd

Judul : Kadet Soewoko : Peristiwa Heroiknya dalam Revolusi Fisik di Lamongan 1949

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *