EJTA Beri Peluang Ditengah Adaptasi Kebiasaan Baru

Lamongan – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menggelar “East Java Tourism Award 2020” atau Anugerah Wisata Jawa Timur Tahun 2020.

Pemilihan area terbuka di WBL (Wisata Bahari Lamongan) ini bukan tanpa alasan, selain untuk menggairahkan pariwisata juga karena saat ini adalah masa pandemi dan diharapkan dapat mengurangi dampak penyebaran penyakit.

Semua peserta, undangan yang akan masuk di rapid test terlebih dahulu. Bagi yang reaktif tidak diperkenankan mengikuti kegiatan. Juga jaga jarak, bermasker dan mencuci tangan.

Kebun Pak Budi, Salah Satu Peraih Penghargaan Dalam EJTA 2020

Anugerah wisata ini merupakan salah satu cara untuk menarik dan memberikan apresiasi kepada pengelola objek wisata untuk berkreasi dan berinovasi untuk menarik minat wisatawan berkunjung ke daerahnya.

“East Java Tourims Award 2020 bertujuan mendorong Pemerintah Kabupaten/Kota, pengelola daya tarik wisata, industry pariwisata dan asosiasi serta komunitas pariwisata lainnya untuk secara terus menerus mengembangkan pariwisata di daerah secara berkelanjutan,” ungkap Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim Sinarto SKar, MM Minggu (20/12/2020).

Adapun para pemenang atau peraih penghargaan dalam kesempatan itu adalah : kategori wisata alam terbaik diraih oleh Sendang Seruni Kab. Banyuwangi, ke dua Coban Rondo Kab. Malang, posisi tiga ditempati oleh Tebing Lingga Kab. Trenggalek.

Wisata budaya terbaik I ditempati oleh Tugu Pahlawan dan Museum Sepuluh November Surabaya, II Situs Gosari Gresik, III Desa Wonosari Kab. Malang.

Wisata Buatan : Jatim Park 3 juara 1, Kebun Binatang Surabaya juara 2, Kebun Pak Budi Pasuruan juara 3. Sedangkan untuk Bidang Hotel, Pondok Wisata, Restoran : Hotel Surabaya Grand Mercure (bintang 5), Hotel Tugu Kota Malang (bintang 5), Ijen Suite Resort and Convention Kota Malang (bintang 4), Hotel Santika Banyuwangi (bintang 3).

Non Bintang : Hotel Gajah Mada Lumajang, Lava View Lodge Kab. Probolinggo, Home Stay “Dalem Soeroredjan” Kab. Ngawi. Restoran Non Bintang : Dakon Resto Banyuwangi, The Dome’s Cafe And Resto Tulungagung, dan Warung Biru Daun Situbondo.

Kategori Biro Perjalanan Wisata (BPW) : Yuk Banyuwangi Tour, PT. Aneka Kartika Tours and Travel Surabaya dan Monas Tour and Travel Surabaya. Berikutnya ada Kab/Kota yang membidangi pariwisata : 1 (inovative city) Kab. Banyuwangi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, 2 (sustainable city) (Dinas Pariwisata) Kota Batu, 3 (atractive city) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya.

4 (classic city) Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Bondowoso , 5 (uniq city) Dinas Pariwisata Kab. Situbondo, 6 (city of guardian) Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kab. Lamongan.

Masyarakat Telah Memulai Kebiasaan Baru
Sementara itu Asisten Administrasi dan Umum Setda Provinsi Jatim, Abimanyu Poncoatmojo yang mewakili Gubernur Jatim yang saat itu berhalangan hadir mengatakan walaupun saat ini virus covid-19 belum sepenuhnya hilang, namun masyarakat sudah memulai beradaptasi dengan kebiasaan baru. Yakni memakai masker saat keluar rumah, mencuci tangan, menjaga jarak, pemesanan secara daring (online) dan pembayaran non tunai.

“Ini menjadikan pemerintah dan industry pariwisata memiliki modal dasar untuk membuka kembali destinasi wisata terutama yang berbasis alam, industry pariwisata maupun even budaya dan pariwisata, tentu saja dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan covid19 yang ketat,” ujarnya. (her)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *