Bupati Pantau Pos Penyekatan di Suramadu dan Pelabuhan Kamal

Bangkalan – Hari Raya Idul Fitri tahun ini memberikan kesan tersendiri. Pasalnya hari raya yang datang setahun sekali itu dilaksanakan ditengah pandemi virus corona (covid – 19). Praktis berbagai upaya dilakukan untuk mengurangi pandemi. Salah satunya dengan mengurangi mobilisasi manusia agar virus tidak semakin meluas. Pun di hari raya ini. Silaturrahmi antar keluarga, antar saudara pun jadi harus di kurangi sementara waktu. Buntutnya harus ada penyekatan jalan menuju tempat mudik.

Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron bersama Kapolres Bangkalan dan Dandim 0829 memantau Pos penyekatan di Suramadu sisi Madura dan Pelabuhan Kamal. Pemantauan dilakukan guna melihat kesiapan pasukan yang sedang bertugas sekaligus melihat kondisi lalu lintas.

Bupati mengatakan, para petugas di dua pos penyekatan tersebut sudah bekerja dengan baik saat menjalankan tugas jaga.

“Kita melihat langsung kondisi lapangan, pos ini penting untuk menjaga arus lalu lintas guna memastikan masyarakat tidak melakukan mudik. Ini dilakukan untuk menekan angka penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Sementara itu Kapolres Bangkalan AKBP Didik Hariyanto menjelaskan, penyekatan di pintu masuk Suramadu dan Pelabuhan Kamal di mulai dari Kamis dini hari.

Didik menjelaskan, pemeriksaan kendaraan tersebut merupakan upaya mengantisipasi para pemudik yang hendak masuk Kabupaten Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Kabupaten Sumenep melalui Jembatan Suramadu.

“Kami sudah berkomitmen manakala ada kegiatan aktifitas mudik akan kami kembalikan atau putar balik sehingga tidak masuk ke Madura. Ini yang kami antisipasi sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19,” jelas Didik.

Untungnya petugas juga melakukan pemeriksaan di tempat dengan tes swab. Bagi kendaraan berplat nomor luar kota kata Kapolres, petugas akan memeriksa kelengkapan surat-surat termasuk surat keterangan kesehatan.

“Kalau tidak bisa menunjukkan surat keterangan sehat, maka akan di swab oleh petugas Dinkes yang ada di pos, jadi tidak serta-merta langsung kita suruh putar balik,” tutupnya. (eko/igo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *