Berbagi Keceriaan di Taman Wisata Genilangit Tawarkan Spot Selfie Yang Instagenic

Jawa Timur memiliki ratusan ODTW (obyek daya tarik wisata). Diantaranya terbagi dalam beberapa kategori. Yakni ada wisata alam, wisata buatan dan wisata sejarah atau budaya. Wisata alam memiliki banyak tersebar di hampir seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur. Seperti yang satu ini, obyek wisata alam Genilangit yang berada di Kabupaten Magetan.

Edi Sukocahyono saat berpose dengan naik kuda

Genilangit adalah nama sebuah desa yakni Desa Genilangit yang berada di Kecamatan Poncol Kabupaten Magetan. Tempat wisata ini tergolong unik dimana di sana (Genilangit) terdapat spot selfie kekinian yang dikombinasikan dengan panorama alam yang cantik dan menarik. Juga persewaan baju atau kostum sekaligus yang dapat disewa oleh pengunjung untuk berselfi atau swafoto dengan tarif yang sudah ditentukan.

Genilangit merupakan tempat wisata yang bisa dibilang banyak menyuguhkan spot-spot foto di sana-sini yang instagenic karena banyaknya titik-titik foto yang menarik. Edi Sukocahyono, salah seorang pengelola mengatakan, ditempat tersebut biasa menawarkan foto yang disiapkan secara khusus baik fotografernya maupun kostum yang bisa dikenakan.

Juga gaya atau pose mendapat pengarahan dari sang fotografer. Dan sudah barang tentu tempat ini juga sangat cocok bagi pasangan kekasih yang bakal melangsungkan pernikahan alias prewedding. “Ini sangat ciamik sekali untuk prewedding”.

Jasa tersebut tarifnya bervariasi antara 10 ribu hingga 30 ribuan, tergantung spot yang dipilih. “Pengunjung bisa berfoto di sini, kami juga menyediakan fasilitas seperti kostum dan fotografernya”, terang Edi. Selain itu menurut Edi, konsumen juga akan mendapatkan file foto yang telah dilakukannya. Spot – spot yang bisa dipilih diantaranya adalah ayunan terbang, sepeda terbang, spot kupu – kupu cantik, spot bunga teratai, spot suasana yang asri, gardu pandang, spot perahu terbang, dll.

Menurut Edi, yang ditawarkan dari wisata ini adalah keasrian dan suasana yang teduh dan nyaman karena berada di daerah pegunungan hingga hawa dingin membuat keasrian semakin lekat. “Meski tidak sedingin di Telaga Sarangan, karena ketinggiannya masih berada dibawah dari Telaga Sarangan”, terangnya.

Awal Mula

Edi menuturkan, awal mula keberadaan tempat wisata Taman Genilangit ini adalah karena keinginan untuk memberdayakan desa atau kampung dimana karang taruna yang ada dirasa begitu vakum. Akhirnya muncullah ide untuk mengelola wisata Taman Genilangit secara komersil, meski tidak bertarif mahal. “Kami hanya mengenakan tiket masuk sebesar 5000 rupiah. Namun untuk jasa foto kami ada tarif tersendiri”, lanjut Edi.

Sedangkan mengenai fasilitas, Genilangit merupakan sebuah tempat wisata yang telah siap dengan fasilitas – fasilitas yang diperlukan oleh pengunjung seperti sarana ibadah, gazebo tradisional, taman bermain anak-anak, taman bunga yang indah, maupun fasilitas kebersihan seperti toilet, dll.

Menurut Edi, pemerintah setempat sangat mendukung adanya tempat wisata ini baik secara moril maupun materiil sehingga kegiatan wisata dapat berjalan sebagaimana mestinya. “Alhamdulillah kini bisa berjalan lancar apa yang ada di sini, berkat bantuan semua pihak, juga pemerintah”, akunya.

Hingga kini menurut Edi, jumlah pengunjung di peak season bisa mencapai ribuan. Dan seperti kebanyakan tempat wisata lain, di hari – hari biasa selain Sabtu – Minggu pengunjungnya tidak begitu kentara. Namun meski begitu lanjut Edi, juga masih sering ada kunjungan group anak – anak sekolah untuk mengenalkan berbagai wahana yang ada pada mereka sekaligus bersantai. (ian)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *