Setelah Dapat Kunjungan Dari Swedia, Jatim Juga Dapat Kunjungan Dari Usbekitan, Salah Satu Bahasan Adalah Pariwisata
Surabaya — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan Duta Besar Republik Uzbekistan untuk Indonesia, Oybek Eshonov.
Kunjungan tersebut diterima gubernur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat, (13/2/2026). Pertemuan tersebut menjadi langkah awal penjajakan kerja sama strategis antara Provinsi Jawa Timur dan wilayah Samarkand, Uzbekistan, melalui skema sister province.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas peluang kerja sama di berbagai sektor. Mulai dari ekonomi, perdagangan, pariwisata religius, pendidikan, hingga penguatan hubungan budaya dan spiritual antara masyarakat kedua wilayah.
Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa Jawa Timur memiliki potensi besar untuk menjalin kolaborasi ekonomi dengan Uzbekistan. Khususnya dalam perdagangan produk unggulan daerah serta pengembangan sektor pariwisata berbasis religi yang memiliki kedekatan historis dan budaya antara kedua belah pihak.
Sementara itu, Dubes Usbekitan, Oybek Eshonov menilai hubungan spiritual antara masyarakat Jawa Timur dan Uzbekistan dapat menjadi fondasi kuat dalam memperluas kerja sama ekonomi dan sosial di masa mendatang.
Ia juga menyampaikan harapannya agar hubungan kedua wilayah ini dapat berkembang lebih konkret melalui kunjungan lanjutan dan penandatanganan kerja sama resmi.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur turut mendorong agar peluang kerja sama tersebut dapat membuka akses pasar baru bagi produk industri dan UMKM Jawa Timur. Sekaligus memperkuat diplomasi ekonomi daerah di tingkat internasional.
Penjajakan kerja sama ini diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui pertemuan lanjutan, termasuk rencana kunjungan balasan dari pemerintah wilayah Samarkand ke Jawa Timur guna mematangkan peluang kemitraan di berbagai sektor strategis.
Dengan sinergi ini hubungan antara Jawa Timur dan Uzbekistan diharapkan semakin kuat dan mampu memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat kedua wilayah.
Sebelumnya, Dubes Usbekitan juga menghadiri kegiatan yang dilakukan oleh AMHURI DPD Jatim di hotel Mercure Surabaya Grand Mirama. Dalam acara tersebut AMHURI hendak menjalin kerjasama dengan Usbekitan dibidang pariwisata. Hadir juga dalam kesempatan tersebut pihak dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim.
Sementara itu dari data yang berhasil dihimpun kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sepanjang tahun 2025 mencapai 431.242 orang, naik 27,88% dibandingkan 2024.
Dan selama libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026, tercatat lebih dari 6 juta wisatawan berlibur di Jatim, dengan destinasi utama meliputi Bromo, Tumpak Sewu, Malang Raya, dan Baluran. (her)
