Disbudpar Jatim Terima Kunjungan Komisi III DPRD Bondowoso Bahas Kesiapan Revalidasi Ijen Geopark 2026

Surabaya – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur menerima kunjungan kerja Komisi III DPRD Kabupaten Bondowoso di Ruang Rapat Bromo dalam rangka koordinasi dan penguatan kesiapan revalidasi Ijen Geopark sebagai bagian dari UNESCO Global Geoparks yang dijadwalkan pada Mei 2026.

Kunjungan ini menjadi bagian dari konsolidasi lintas pemerintah daerah guna memastikan seluruh aspek penilaian UNESCO dipersiapkan secara terpadu, baik dari sisi tata kelola, kelengkapan dokumen, penguatan kapasitas sumber daya manusia, maupun dukungan infrastruktur dan promosi kawasan.

Mewakili Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, audiensi diterima oleh Kepala Bidang Kebudayaan, Kepala Bidang Destinasi, Kepala Bidang Pemasaran dan Kelembagaan Parekraf, beserta Ketua Tim Kerja. Dalam pertemuan tersebut disampaikan bahwa kelengkapan administrasi dan dokumen pendukung revalidasi secara umum telah dipersiapkan, sementara bukti pendukung revalidasi tengah dalam proses finalisasi.

Selain kesiapan administratif, pembahasan juga menekankan penguatan narasi dan storytelling di setiap geosite, peningkatan kualitas layanan pemandu, serta sinergi lintas perangkat daerah dalam peningkatan aksesibilitas kawasan.

Sebagai informasi, Ijen Geopark merupakan kawasan geopark lintas kabupaten yang mencakup Bondowoso dan Banyuwangi, dengan total 20 geosite, 6 biosite, dan 9 culturesite yang tersebar di wilayah tersebut.

Beberapa geosite unggulan yang telah dikenal luas antara lain Kawah Ijen, Dinding Kaldera Ijen Megasari, Air Terjun Gentongan, Komplek Air Panas Blawan, hingga fenomena geologi pantai seperti Batuan Terobosan Teluk Hijau dan Pantai Pulau Merah.

Dari sisi biosite, kawasan ini juga memiliki kekayaan ekosistem seperti Hutan Pelangi, Pang-Pang Bay, Erek-erek Geoforest, Hutan Geo Sukamade, Savana Sadengan, serta perkebunan kopi Bondowoso yang merepresentasikan harmonisasi antara keanekaragaman hayati dan aktivitas masyarakat.

Sementara itu, pada aspek culturesite, terdapat warisan budaya seperti situs megalitik Maskuning Kulon, Struktur Gua Buta Cermee, Situs Kawitan, hingga kesenian tradisional Singo Ulung dan Tari Molong Kopi yang memperkuat keterkaitan antara geologi, budaya, dan kehidupan masyarakat lokal.

Keberadaan Ijen Geopark tidak hanya menampilkan keunikan fenomena geologi, tetapi juga memperlihatkan integrasi antara warisan alam (geoheritage), keanekaragaman hayati (biodiversity), dan warisan budaya (cultural heritage) dalam satu bentang kawasan yang saling terhubung.

Saat ini Jawa Timur memiliki dua kawasan yang telah masuk dalam jejaring UNESCO Global Geopark. Yakni Ijen Geopark serta Gunung Sewu Geopark yang membentang lintas tiga provinsi. Yakni di Kabupaten Gunung Kidul Daerah Istimewa Yogyakarta, Kabupaten Wonogiri Provinsi Jawa Tengah, dan Kabupaten Pacitan di wilayah Provinsi Jawa Timur.

Selain itu, Geopark Bojonegoro tengah dipersiapkan untuk pengajuan sebagai UNESCO Global Geopark dengan karakter geologi yang sangat khas berbasis warisan minyak dan gas bumi, yang berpotensi menjadi geopark bertema migas pertama di Indonesia.

Sementara itu, Geopark Tulungagung sedang dalam proses pengajuan sebagai Geopark Nasional. Pengembangan geopark di Jawa Timur merupakan bagian dari strategi pelestarian warisan geologi, penguatan identitas budaya, serta pengembangan ekonomi berkelanjutan berbasis potensi lokal di berbagai daerah.

Disbudpar Jatim menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi bersama pemerintah kabupaten guna memastikan proses revalidasi berjalan optimal dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat di kawasan geopark.

Melalui penguatan pengelolaan geopark yang berkelanjutan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga mengajak masyarakat dan wisatawan untuk semakin mengenal serta mengunjungi berbagai destinasi unggulan di Jawa Timur yang kaya akan keunikan geologi, keindahan alam, serta keragaman budaya yang menjadi identitas daerah. (her)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *